Standar Travel Umroh Terbaik Terjamin Amanah Terpercaya Resmi
Anda Sudah Daftar Haji Regular? Klik


Anda Mau Daftar Umroh? Klik


Persyaratan dan Tata Cara Pembatalan Haji Reguler Terupdate

Tata Cara Pembatalan Haji Reguler Pemerintah, Langkah Prosesnya sangat mudah semoga menjadi panduan yang bermanfaat untuk Peserta yang ingin membatalkan diri karena alasan Pribadi atau Sakit atau karena Meninggal Dunia.

Pembatalan Haji Reguler, karena alasan Pribadi atau Sakit atau karena Meninggal Dunia

Berikut Panduan Pembatalan Haji Reguler.
Cara Pembatalan Haji Reguler Karena Sakit atau Alasan lain

Pembatalan Pendaftaran Jama'ah Haji Setelah DP atau Setoran Awal BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji)
Pembatalan pendaftaran jama'ah Haji dilakukan oleh jama'ah haji di Kantor Kementerian Agama Kabupaten atau Kota dengan membawa :
Persyaratan Pembatalan Haji Setelah DP atau Setoran Awal BPIH sebagai Berikut :
  1. Surat Permohonan Pembatalan Bermaterai Rp.6,000 dengan menyebutkan alasan pembatalan, yang ditujukan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten atau Kota
  2. Bukti asli setelah DP atau setoran Awal BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) yang dikeluarkan oleh BPS BPIH (Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji)
  3. Asli aplikasi transfer Dp setoran Awal BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) ke rekening Menteri Agama
  4. SPPH (Surat Pendaftaran Pergi Haji)
  5. Fotokopi buku tabungan yang masih aktif atas nama Jama'ah haji yang bersangkutan dan memperlihatkan aslinya dan
  6. Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan memperlihatkan aslinya
Pembatalan Pendaftaran Jama'ah Haji Setelah Setoran Lunas BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji)
Pembatalan pendaftaran jama'ah Haji dilakukan oleh jama'ah haji di Kantor Kementerian Agama Kabupaten atau Kota dengan membawa :
Persyaratan Pembatalan Setelah Setoran Lunas BPIH sebagai Berikut :
  1. Surat Permohonan Pembatalan Bermaterai Rp.6,000 dengan menyebutkan alasan pembatalan, yang ditujukan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten atau Kota
  2. Bukti asli setelah DP atau setoran Awal dan setoran Lunas BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) yang dikeluarkan oleh BPS BPIH (Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji)
  3. Asli aplikasi transfer Dp setoran Awal dan setoran Lunas BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) ke rekening Menteri Agama
  4. SPPH (Surat Pendaftaran Pergi Haji)
  5. Fotokopi buku tabungan yang masih aktif atas nama Jama'ah haji yang bersangkutan dan memperlihatkan aslinya dan
  6. Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan memperlihatkan aslinya

Cara Pembatalan Haji Reguler Karena Meninggal

Pembatalan Pendaftaran Jama'ah Haji Setelah DP atau Setoran Awal BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji)
Untuk Jama'ah haji batal dengan alasan meninggal dunia sebelum proses keberangkatan ke Embarkasi haji, pembatalan pendaftaran jama'ah haji dilakukan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten atau Kota oleh ahli waris atau kuasa waris, dengan membawa :
Persyaratan Pembatalan Haji Setelah DP atau Setoran Awal BPIH sebagai Berikut :
  1. Surat permohonan pembatalan Bermaterai Rp.6,000 dari ahli waris atau kuasa waris jama'ah haji yang meninggal dunia yang ditujukan kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten atau Kota
  2. Surat keterangan kematian yang dikeluarkan oleh Lurah atau Kepala Desa atau Rumah sakit setempat jika meninggal di Rumah Sakit
  3. Surat keterangan waris Bermaterai Rp.6,000 yang dikeluarkan oleh Lurah atau Kepala Desa dan diketahui Oleh Camat
  4. Surat keterangan kuasa waris yang ditunjuk ahli waris untuk melakukan pembatalan pendaftaran jama'ah haji Bermaterai Rp.6,000
  5. Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) ahli waris atau kuasa waris jama'ah haji yang mengajukan pembatalan pendaftaran jama'ah haji dan memperlihatkan aslinya
  6. Surat pernyataan tanggung jawab mutlak dari ahli waris atau kuasa waris jama'ah haji Bermaterai Rp.6,000
  7. Bukti asli setelah DP atau setoran Awal BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) yang dikeluarkan BPS BPIH (Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji)
  8. Asli aplikasi transfer DP setoran Awal BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) ke rekening Menteri Agama
  9. SPPH (Surat Pendaftaran Pergi Haji)
  10. Fotokopi buku tabungan yang masih akif atas nama Jama'ah haji yang bersangkutan dan memperlihatkan aslinya dan
  11. Fotokopi buku tabungan ahli waris atau kuasa waris yang masih aktif dan memperlihatkan aslinya
Pembatalan Pendaftaran Jama'ah Haji Setelah Setoran Lunas BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji)
Untuk Jama'ah haji batal dengan alasan meninggal dunia sebelum proses keberangkatan ke Embarkasi haji, pembatalan pendaftaran jama'ah haji dilakukan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten atau Kota oleh ahli waris atau kuasa waris, dengan membawa :
Persyaratan Pembatalan Setelah Setoran Lunas BPIH sebagai Berikut :
  1. Surat permohonan pembatalan Bermaterai Rp.6,000 dari ahli waris atau kuasa waris jama'ah haji yang meninggal dunia yang ditujukan kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten atau Kota
  2. Surat keterangan kematian yang dikeluarkan oleh Lurah atau Kepala Desa atau Rumah sakit setempat jika meninggal di Rumah Sakit
  3. Surat keterangan waris Bermaterai Rp.6,000 yang dikeluarkan oleh Lurah atau Kepala Desa dan diketahui Oleh Camat
  4. Surat keterangan kuasa waris yang ditunjuk ahli waris untuk melakukan pembatalan pendaftaran jama'ah haji Bermaterai Rp.6,000
  5. Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) ahli waris atau kuasa waris jama'ah haji yang mengajukan pembatalan pendaftaran jama'ah haji dan memperlihatkan aslinya
  6. Surat pernyataan tanggung jawab mutlak dari ahli waris atau kuasa waris jama'ah haji Bermaterai Rp.6,000
  7. Bukti asli setelah DP atau setoran Awal dan Lunas BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) yang dikeluarkan BPS BPIH (Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji)
  8. Asli aplikasi transfer DP setoran Awal dan Lunas BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) ke rekening Menteri Agama
  9. SPPH (Surat Pendaftaran Pergi Haji)
  10. Fotokopi buku tabungan yang masih aktif atas nama Jama'ah haji yang bersangkutan dan memperlihatkan aslinya dan
  11. Fotokopi buku tabungan ahli waris atau kuasa waris yang masih aktif dan memperlihatkan aslinya

Waktu Penyelesaian Pembatalan Haji Reguler

Proses untuk penyelesaian pembatalan DP setoran Awal atau setoran Lunas BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji)
Adalah 11 (Sebelas) hari kerja, dengan ketentuan waktu proses sebagai berikut
  1. Kantor Kmenetrian Agama Kabupaten atau Kota selama 3 (Tiga) hari kerja
  2. Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri selama 3 (Tiga) hari kerja
  3. Direktorat Pengelolaan Dana Haji selama 3 (Tiga) hari kerja
  4. BPS BPIH (Bang Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) selama 2 (Dua) hari kerja

Prosedur Pengembalian Keuangan Pembatalan Haji Reguler

Pengembalian DP setoran Awal dan setoran Lunas (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji)
Prosedur pengembalian setoran Awal dan Setoran Lunas BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) dilakukan oleh Direktorat Pengelolaan Dana Haji setelah menerima Nota Dinas pembatalan BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) dari Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri dengan mekanisme sabagai berikut :
  1. Direktur Pengelolaan Dana Haji Subdit BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haii) melakukan Verifikasi data dan Dana DP setoran Awal dan setoran Lunas dan Berdasarkan hasil Verifikasi Direktur Pengelolaan Dana Haji menerbitkan SPM (Surat Perintah Membayar) yang ditujukan kepada BPS BPIH (Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji)
  2. Subdit BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) melakukan konfirmasi data pembatalan melalui aplikasi SISKOHAT Online (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu) Selesai. Dana peserta Pembatalan Haji akan segera di kembalikan jika semua Prosedur sudah dilakukan.

Informasi Penting Pembatalan Haji Reguler

Jika semua Cara di atas kurang dimengerti dan dipahami, Sebaiknya Peserta Pembatalan Haji selalu Bertanya kepada Staff Dinas di setiap kantor yang terhubung, agar lebih di Pandu cara caranya.

Sumber Informasi https://haji.kemenag.go.id/



Pertanyaan Populer Seputar Informasi Umroh


Berapa meter jarak Hotel Makkah dan Madinah ke Masjid dan berapa kelas Bintangnya?
Jarak Hotel Madinah ke Masjid Nabawi dan jarak Hotel Makkah ke Masjidil Haram kategori terdekat.
Kelas Bintang⭐ 3 Bertaraf Standar :
    • Jarak Hotel Madinah 150 Meter - +
    • Jarak Hotel Makkah 400 Meter - +
Kelas Bintang⭐ 5 Bertaraf International :
    • Jarak Hotel Madinah di pelataran
    • Jarak Hotel Makkah di pelataran

Pesawat apa yang di gunakan, routenya Transit atau Direct?
Pesawat menggunakan Garuda Indonesia atau Saudia Airlines Route Direct Jeddah ataupun Madinah untuk paket Standar dan Vip, adapun Route 1 kali Transit untuk paket umroh biaya Promo. Berikut ini 2 Route perjalanannya :
  1. Pesawat paket umroh biaya Promo route 1 kali Transit
  2. Pesawat paket umroh biaya Standar atau Vip, route direct Jakarta - Jeddah atau - Madinah dan Kepulangannya Jeddah - Jakarta.

Bagaimana cara daftar booking seat umroh?
Pendaftaran atau booking seat umroh sangat mudah Berikut Persyaratan pendaftaran booking seat Umroh :
  1. Pilih Jadwal Paket Umroh
  2. Hubungi kami Telp / Sms / WhatsApp
  3. Berikan nama peserta yang akan daftar booking seat
  4. Berikan fotokopi ktp dan kartu keluarga
  5. Deposit booking $500 / Kurs Rupiah per orang Cash ke Kantor atau Transfer ke Rekening Resmi:
  6. Persyaratan lainnya klik disini, abaikan yang sudah diserahkan. Silahkan tanyakan ke pada kami jika kurang jelas

Bisakah Perusahaan membantu pembuatan atau perpanjangan paspor?
Perusahaan bisa membantu untuk pembuatan atau perpanjangan paspor dengan biaya yang sudah ditentukan. Berikut Persyaratan Pembuatan atau Perpanjangan Paspor :
  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Kartu Keluarga (KK)
  3. Akte Kelahiran / Izazah / Buku Nikah (Pilih salah satu yang tersedia)
  4. Sertakan Paspor Expired (Jika perpanjangan Paspor)

Nama di paspor tidak 3 suku kata bagaimana cara mengurusnya?
Pengurusan penambahan nama 3 suku kata sangat mudah hanya di tambah dengan nama Ayah, langsung di urus sendiri ke Imigrasi ke bagian penambahan nama atau bisa lewat jasa perusahaan dengan biaya yang sudah ditentukan. Berikut Persyaratan Penambahan Nama :
  1. Paspor
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Kartu Keluarga (KK)
  4. Akte Kelahiran / Izazah / Buku Nikah (Pilih salah satu yang tersedia)

Dimana melakukan Suntik Vaksin Meningitis dan apa persyaratannya?
Suntik Vaksin Meningitis dilakukan di KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) terdekat di lokasi masing masing peserta, cek lokasi klik disini dan Suntik Vaksin Meningitis sudah buka pendaftaran online klik disini. Berikut Persyaratan Suntik Vaksin Meningitis :
  1. Fotokopi Paspor
  2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Pas Foto 4 x 6 : 2 lembar
  4. Biaya sekitar Rp.310,000

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel