Standar Travel Umroh Terbaik Terjamin Amanah Terpercaya Resmi
Anda Sudah Daftar Haji Regular? Klik


Anda Mau Daftar Umroh? Klik


Hadits Shahih Tentang Badal Haji dan Umroh (Diwakilkan)

Menghajikan orang lain dan hukumnya boleh dengan ketentuan bahwa orang yang menjadi wakil harus sudah melakukan haji wajib bagi dirinya dan yang diwakili (dihajikan itu) telah mampu untuk pergi haji tetapi dia tidak dapat melaksanakan sendiri karena sakit yang tidak dapat diharapkan sembuhnya. (Udzur Syar'i) yang menghilangkan istitha'ahnya (kemampuannya) atau karena meninggal dunia setelah dia berniat haji. Orang laki - laki boleh mengerjakan untuk laki - laki dan perempuan, demikian pula sebaliknya. Di utamakan yang mengerjakan itu adalah keluarganya. Sumber: https://haji.kemenag.go.id

Hadits Badal Haji dan Umroh untuk petunjuk yang berniat membadalkan Haji atau Umroh

Adapun hadits - hadits Shohih yang dapat dijadikan acuan atau memberi petunjuk dibolehkannya seorang anak menunaikan ibadah haji atau ibadah umroh atas nama orang tuanya dan seseorang (orang lain) melaksanakan ibadah haji atau ibadah umroh untuk keluarga atau saudara yang ingin di wakilkan (badalkan) , di antaranya adalah:
  • عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ امْرَأَةً جَاءَتْ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ إِنَّ أُمِّي نَذَرَتْ أَنْ تَحُجَّ فَمَاتَتْ قَبْلَ أَنْ تَحُجَّ أَفَأَحُجَّ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ حُجِّي عَنْهَا أَرَأَيْتِ لَوْ كَانَ عَلَى أُمِّكِ دَيْنٌ أَكُنْتِ قَاضِيَتَهُ قَالَتْ نَعَمْ فَقَالَ اقْضُوا اللهَ الَّذِي لَهُ فَإِنَّ اللهَ أَحَقُّ بِالْوَفَاءِ .
    [رواه البخاري]

    Artinya: “Diriwayatkan dari  رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُابْنِ عَبَّاسٍ., bahwa seorang perempuan datang kepada Nabi مُحَمَّدٌ ﷺ, lalu berkata: Sesungguhnya ibuku telah bernadzar untuk berhaji, lalu ia meninggal dunia sebelum ia melaksanakan haji, apakah saya harus menghajikannya? Nabi مُحَمَّدٌ ﷺ bersabda: Ya hajikanlah untuknya, bagaimana pendapatmu seandainya ibumu memiliki tanggungan hutang, apakah kamu akan melunasinya? Ia menjawab: Ya. Lalu Nabi مُحَمَّدٌ ﷺ bersabda: Tunaikanlah hutang (janji) kepada الله سُبْحَانَهُ وتَعَالَى, karena sesungguhnya hutang kepada الله سُبْحَانَهُ وتَعَالَى lebih berhak untuk dipenuhi.”
    [رواه البخاري]

  • عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ.
    [رواه مسلم]

    Artinya: “Diriwayatkan dari رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَبِي هُرَيْرَةَ., apabila seorang manusia meninggal dunia, terputuslah amal perbuatannya kecuali tiga hal; shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendoakannya.”
    [رواه مسلم]

  • أَنَّ امْرَأَةً مِنْ خَثْعَمَ قَالَتْ يَا رَسُولَ اللهِ إِنَّ أَبِي شَيْخٌ كَبِيرٌ عَلَيْهِ فَرِيضَةُ اللهِ فِي الْحَجِّ وَهُوَ لَا يَسْتَطِيعُ أَنْ يَسْتَوِيَ عَلَى ظَهْرِ بَعِيرِهِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحُجِّي عَنْهُ .
    [رواه مسلم والجماعة]

    Artinya: “Bahwasanya seorang wanita dari Khos’am berkata kepada Nabi مُحَمَّدٌ ﷺ: Ya رسول الله sesungguhnya ayahku telah tua renta, baginya ada kewajiban الله سُبْحَانَهُ وتَعَالَى dalam berhaji, dan dia tidak bisa duduk tegak di atas punggung onta. Lalu Nabi مُحَمَّدٌ ﷺ bersabda: Hajikanlah dia.”
    [رواه مسلم والجماعة]

  • جَاءَ رَجُلٌ مِنْ خَثْعَمٍ إِلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ أَبِي أَدْرَكَهُ الْإِسْلَامُ وَهُوَ شَيْخٌ كَبِيرٌ لَا يَسْتَطِيعُ رُكُوبَ الرَّحْلِ وَالْحَجُّ مَكْتُوبٌ عَلَيْهِ أَفَأَحُجُّ عَنْهُ قَالَ أَنْتَ أَكْبَرُ وَلَدِهِ قَالَ نَعَمْ قَالَ أَرَأَيْتَ لَوْ كَانَ عَلَى أَبِيكَ دَيْنٌ فَقَضَيْتَهُ عَنْهُ أَكَانَ ذَلِكَ يُجْزِئُ عَنْهُ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَاحْجُجْ عَنْهُ .
    [رواه أحمد]

    Artinya: “Seorang laki - laki dari bani Khos’am menghadap kepada Nabi مُحَمَّدٌ ﷺ, ia berkata: Sesungguhnya ayahku masuk Islam pada waktu ia telah tua, dia tidak dapat naik kendaraan untuk haji yang diwajibkan, bolehkan aku menghajikannya? Nabi مُحَمَّدٌ ﷺ bersabda: Apakah kamu anak tertua? Orang itu menjawab: Ya. Nabi مُحَمَّدٌ ﷺ bersabda: Bagaimana pendapatmu jika ayahmu mempunyai hutang, lalu engkau membayar hutang itu untuknya, apakah itu cukup sebagai gantinya? Orang itu menjawab: Ya. Maka Nabi مُحَمَّدٌ ﷺ bersabda: Hajikanlah dia.”
    [رواه أحمد]

Dengan hadits Shahih serta keterangan di atas, maka haji bagi seseorang yang telah memenuhi kewajiban haji tetapi tidak dapat melakukannya karena udzur atau karena sudah meninggal dunia padahal ia sudah berniat atau bernazar untuk menunaikan ibadah haji, dapat dilakukan oleh anak, saudaranya (ahli warisnya) dan seseorang (orang lain pendapat ulama yang membolehkan).
Syarat yang mewakili atau pengganti (Badal) haji harus sudah berhaji pada Asyhuri Al - Hajj (musim haji), sebagaimana dijelaskan dalam hadits berikut ini:
  • عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَمِعَ رَجُلًا يَقُولُ لَبَّيْكَ عَنْ شُبْرُمَةَ قَالَ مَنْ شُبْرُمَةُ قَالَ أَخٌ لِي أَوْ قَرِيبٌ لِي قَالَ حَجَجْتَ عَنْ نَفْسِكَ قَالَ لَا قَالَ حُجَّ عَنْ نَفْسِكَ ثُمَّ حُجَّ عَنْ شُبْرُمَةَ .
    [رواه أبو داود وابن ماجه]

    Artinya: “Diriwayatkan dari رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُابْنِ عَبَّاسٍ,. bahwasanya Nabi مُحَمَّدٌ ﷺ mendengar seseorang berkata labbaik (aku datang memenuhi panggilanmu) dari (untuk) Syubrumah. Nabi مُحَمَّدٌ ﷺ bertanya; Siapakah Syubrumah itu, ia menjawab; saudaraku atau kerabatku, lalu Nabi مُحَمَّدٌ ﷺ bertanya; Apakah kamu sudah berhaji untuk dirimu? Ia menjawab; Belum. Lalu Nabi مُحَمَّدٌ ﷺ bersabda; Berhajilah untuk dirimu (terlebih dahulu) kemudian kamu berhaji untuk Syubrumah.”
    [رواه أبو داود وابن ماجه]

Sumber: http://www.fatwatarjih.com
[والله أعلمُ بالـصـواب]
Mohon maaf jika ada kesalahan penulisan Bahasa Arab dan Artinya dan Hal - hal terkait tambahan dari pribadi untuk merubah kata - kata agar lebih mudah dimengerti, kritik dan saran mengenai kesalahan silahkan hubungi di nomor yang tercantum di website ini, karena semua di dapat dari sumber internet. Semoga الله سُبْحَانَهُ وتَعَالَى memaafkan jika ada kesalahan penulisan, arti dan tambahan kata, karena untuk mempermudah penjelasan dan pengertian untuk para pembaca.
Semoga bermanfaat untuk semua yang ingin berniat membadalkan Haji ataupun membadalkan Umroh.



Pertanyaan Populer Seputar Informasi Umroh


Berapa meter jarak Hotel Makkah dan Madinah ke Masjid dan berapa kelas Bintangnya?
Jarak Hotel Madinah ke Masjid Nabawi dan jarak Hotel Makkah ke Masjidil Haram kategori terdekat.
Kelas Bintang⭐ 3 Bertaraf Standar :
    • Jarak Hotel Madinah 150 Meter - +
    • Jarak Hotel Makkah 400 Meter - +
Kelas Bintang⭐ 5 Bertaraf International :
    • Jarak Hotel Madinah di pelataran
    • Jarak Hotel Makkah di pelataran

Pesawat apa yang di gunakan, routenya Transit atau Direct?
Pesawat menggunakan Garuda Indonesia atau Saudia Airlines Route Direct Jeddah ataupun Madinah untuk paket Standar dan Vip, adapun Route 1 kali Transit untuk paket umroh biaya Promo. Berikut ini 2 Route perjalanannya :
  1. Pesawat paket umroh biaya Promo route 1 kali Transit
  2. Pesawat paket umroh biaya Standar atau Vip, route direct Jakarta - Jeddah atau - Madinah dan Kepulangannya Jeddah - Jakarta.

Bagaimana cara daftar booking seat umroh?
Pendaftaran atau booking seat umroh sangat mudah Berikut Persyaratan pendaftaran booking seat Umroh :
  1. Pilih Jadwal Paket Umroh
  2. Hubungi kami Telp / Sms / WhatsApp
  3. Berikan nama peserta yang akan daftar booking seat
  4. Berikan fotokopi ktp dan kartu keluarga
  5. Deposit booking $500 / Kurs Rupiah per orang Cash ke Kantor atau Transfer ke Rekening Resmi:
  6. Persyaratan lainnya klik disini, abaikan yang sudah diserahkan. Silahkan tanyakan ke pada kami jika kurang jelas

Bisakah Perusahaan membantu pembuatan atau perpanjangan paspor?
Perusahaan bisa membantu untuk pembuatan atau perpanjangan paspor dengan biaya yang sudah ditentukan. Berikut Persyaratan Pembuatan atau Perpanjangan Paspor :
  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Kartu Keluarga (KK)
  3. Akte Kelahiran / Izazah / Buku Nikah (Pilih salah satu yang tersedia)
  4. Sertakan Paspor Expired (Jika perpanjangan Paspor)

Nama di paspor tidak 3 suku kata bagaimana cara mengurusnya?
Pengurusan penambahan nama 3 suku kata sangat mudah hanya di tambah dengan nama Ayah, langsung di urus sendiri ke Imigrasi ke bagian penambahan nama atau bisa lewat jasa perusahaan dengan biaya yang sudah ditentukan. Berikut Persyaratan Penambahan Nama :
  1. Paspor
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Kartu Keluarga (KK)
  4. Akte Kelahiran / Izazah / Buku Nikah (Pilih salah satu yang tersedia)

Dimana melakukan Suntik Vaksin Meningitis dan apa persyaratannya?
Suntik Vaksin Meningitis dilakukan di KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) terdekat di lokasi masing masing peserta, cek lokasi klik disini dan Suntik Vaksin Meningitis sudah buka pendaftaran online klik disini. Berikut Persyaratan Suntik Vaksin Meningitis :
  1. Fotokopi Paspor
  2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Pas Foto 4 x 6 : 2 lembar
  4. Biaya sekitar Rp.310,000

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel