Persyaratan dan Tata Cara Daftar Haji Reguler Terupdate

Tata Cara Pendaftaran Haji Reguler Pemerintah, Langkah Prosesnya sangat mudah semoga menjadi panduan yang bermanfaat untuk Peserta Calon Jamaah Haji Indonesia.

Pelajari dengan baik agar tidak ada kekurangan Persyaratan ketika mendaftar Haji.

Untuk memudahkan peserta calon Jamaah Haji. Berikut Panduan mendaftar Haji Reguler.

Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Haji Reguler

Persyaratan dan Tata Cara Daftar Haji Reguler
  1. Peserta Calon Jama'ah Haji membuka Tabungan Haji Minimal Setoran Rp.25,000,000 Untuk DP
  2. Mengisi Formulir SPPH (Surat Pendaftaran Pergi Haji) di Kantor Kementerian Agama
  3. Melengkapi Persyaratan :
    1. Buku Tabungan Haji Asli
    2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) Asli
    3. Kartu Keluarga (KK) Asli
    4. Akte atau Buku Nikah Asli (pilih salah satu)
    5. Peserta Hadir tanpa di wakilkan
    6. Mengetahui Golongan Darah
    7. Tidak memakai Pakaian Dinas
    8. Pakaian jangan warna Putih
    9. Wanita Wajib Berjilbab
    10. Jangan Berpakaian Kaos
  4. Proses Input data, Pengambilan Pasphoto dan Sidik Jari
  5. Pencetakan SPPH (Surat Pendaftaran Pergi Haji) melalui SISKOHAT Online (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu)
  6. Menyerahkan SPPH (Surat Pendaftaran Pergi Haji) ke BPS BPIH (Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji), untuk Melegalisir dan mendapatkan bukti setoran DP BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) atau Nomor Porsi Haji
  7. Kembali ke Kementerian Agama untuk menyerahkan Persyaratan Berikut : selambat lambatnya 3 Tiga Hari setelah menerima dari BPS BPIH (Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji)
    1. Bukti Setoran DP BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) Lembar Ketiga, Keempat dan Kelima (Kuning, Biru, Merah) yang telah di legalisir BPS BPIH (Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji)
    2. Fotokopi KTP 4 Lembar
    3. Fotokopi KK 4 Lembar
    4. Fotokopi Akte atau Buku Nikah 2 Lembar
    5. Fotokopi Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas 4 Lembar
    6. Pas Foto 3 x 4 = 4 Lembar dan 4 x 6 = 2 Lembar
      • Background warna putih
      • Tampak wajah 80%
      • Perempuan di haruskan memakai jilbab
      • Tidak memakai kaca mata
      • Tidak memakai pakaian dinas
      • Di sarankan tidak pakai baju putih dan jilbab warna putih, agar Foto tidak kontras
  8. Peserta Calon Jama'ah Haji menunggu Waktu Perkiraan keberangkatan dan Pelunasan BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji), Jika Peserta sudah mendapatkan pengumuman keberangkatan
  9. Jika Peserta Calon Jama'ah Haji mendapatkan Pengumuman atau Informasi keberangkatan, Maka Wajib Peserta melakukan Pelunasan ke Kantor BPS BPIH (Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) di Tempat yang sama dengan Pendaftaran awal, dan mendapatkan Bukti Setoran Pelunasan BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji)
  10. Kembali ke Kementerian Agama untuk menyerahkan Persyaratan Akhir sebagai berikut :
    1. Bukti Setoran Pelunasan BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) Lembar Ketiga, Keempat dan Kelima (Kuning, Biru Merah)
    2. Pas Foto 3 x 4 = 21 Lembar dan 4 x 6 = 6 Lembar 
      • Background warna putih
      • Tampak wajah 80%
      • Perempuan di haruskan memakai jilbab
      • Tidak memakai kaca mata
      • Tidak memakai pakaian dinas
      • Di sarankan tidak pakai baju putih dan jilbab warna putih, agar Foto tidak kontras

Penting Setelah Pendaftaran Haji Reguler
  • Segera melakukan Pelunasan jika sudah mendapatkan pengumuman keberangkatan Haji, karena jika telat melakukan Pelunasan maka keberangkatan akan Tertunda ke tahun berikutnya.

Informasi Penting Pendaftaran Haji Reguler
  1. Saat pengisian Data SPPH (Surat Pendaftaran Pergi Haji) harap di teliti dengan baik jangan sampai ada kesalahan atau kosong, jika ada yang kurang di mengerti silahkan di tanyakan ke Petugas
  2. Peserta Calon Jama'ah Haji kemungkinan bisa bulak - balik ke Kantor Kementerian Agama karena Saat Pelunasan sistem SISKOHAT (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu) sering terjadi Erorr saat Pelunasan
  3. Peserta Calon Jama'ah Haji harus mendaftar di Kementerian Agama Wilayah Domisili Peserta (Tempat Tinggal sesuai Identitas KTP Peserta)
  4. Cek Kesehatan untuk mendapatkan Surat Keterangan Sehat sekaligus Cek Golongan Darah, Penting untuk Keperluan Persyaratan Haji

Jika Peserta Calon Jama'ah Haji sudah terdaftar memiliki Nomor Porsi Haji ada baiknya selalu di Cek Secara Berkala lihat Selengkapnya Klik Cek Nomor Porsi Haji Online








Pertanyaan Populer Seputar Informasi Umroh


Berapa meter jarak Hotel Makkah dan Madinah ke Masjid dan berapa kelas Bintangnya?
Jarak Hotel Madinah ke Masjid Nabawi dan jarak Hotel Makkah ke Masjidil Haram kategori terdekat.
Kelas Bintang⭐ 3 Bertaraf Standar :
    • Jarak Hotel Madinah 150 Meter - +
    • Jarak Hotel Makkah 400 Meter - +
Kelas Bintang⭐ 5 Bertaraf International :
    • Jarak Hotel Madinah di pelataran
    • Jarak Hotel Makkah di pelataran
Pesawat apa yang di gunakan, routenya Transit atau Direct?
Pesawat menggunakan Garuda Indonesia atau Saudia Airlines Route Direct Jeddah ataupun Madinah untuk paket Standar dan Vip, adapun Saudia Airlines Route Transit untuk paket umroh biaya Promo. Berikut ini 2 Route perjalanannya :
  1. Pesawat paket umroh biaya Promo route Transit berangkat dari Jakarta - Kuala Lumpur - Jeddah dan kepulangannya Jeddah - Kuala Lumpur - Jakarta.
  2. Pesawat paket umroh biaya Standar atau Vip route direct berangkat dari Jakarta - Jeddah atau - Madinah dan Kepulangannya Jeddah - Jakarta.
Bagaimana cara daftar booking seat umroh?
Pendaftaran atau booking seat umroh sangat mudah Berikut Persyaratan pendaftaran booking seat Umroh :
  1. Pilih Jadwal Paket Umroh
  2. Hubungi kami Telp / Sms / WhatsApp
  3. Berikan nama peserta yang akan daftar booking seat
  4. Berikan fotokopi ktp dan kartu keluarga
  5. Deposit booking $500 / Kurs Rupiah per orang Cash ke Kantor atau Transfer ke Rekening Resmi:
    • Bank Mandiri
    • Atas Nama : PT. Qiblat
    • No Rek : 166-00-0062-8818
    • Kurs Mandiri Rupiah Update
  6. Persyaratan lainnya klik disini, abaikan yang sudah diserahkan. Silahkan tanyakan ke pada kami jika kurang jelas
Bisakah Perusahaan membantu pembuatan atau perpanjangan paspor?
Perusahaan bisa membantu untuk pembuatan atau perpanjangan paspor dengan biaya yang sudah ditentukan. Berikut Persyaratan Pembuatan atau Perpanjangan Paspor :
  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Kartu Keluarga (KK)
  3. Akte Kelahiran / Izazah / Buku Nikah (Pilih salah satu yang tersedia)
  4. Sertakan Paspor Expired (Jika perpanjangan Paspor)
Nama di paspor tidak 3 suku kata bagaimana cara mengurusnya?
Pengurusan penambahan nama 3 suku kata sangat mudah hanya di tambah dengan nama Ayah, langsung di urus sendiri ke Imigrasi ke bagian penambahan nama atau bisa lewat jasa perusahaan dengan biaya yang sudah ditentukan. Berikut Persyaratan Penambahan Nama :
  1. Paspor
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Kartu Keluarga (KK)
  4. Akte Kelahiran / Izazah / Buku Nikah (Pilih salah satu yang tersedia)
Dimana melakukan Suntik Vaksin Meningitis dan apa persyaratannya?
Suntik Vaksin Meningitis dilakukan di KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) terdekat di lokasi masing masing peserta, cek lokasi klik disini dan Suntik Vaksin Meningitis sudah buka pendaftaran online klik disini. Berikut Persyaratan Suntik Vaksin Meningitis :
  1. Fotokopi Paspor
  2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Pas Foto 4 x 6 : 2 lembar
  4. Biaya sekitar Rp.310,000